Berita

NCW Dukung Mayjen TNI (Purn) H. Asril Hamzah Tanjung, S.Ip Sebagai Komisaris PT. Semen Padang Mendatang

Beliau sosok yang siap terus mengabdi bagi Bangsa dan Negara, apalagi untuk terjun turut serta menjaga dan membesarkan BUMN yang bergerak di tanah kelahirannya yaitu PT. Semen Padang.

Jakarta, Koran Transaksi.com – Jelang dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Semen Padang, sejumlah nama mulai mencuat untuk mengisi posisi Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.

Salah satu tokoh nasional yang saat ini beredar dan disebut-sebut namanya untuk mengisi salah satu jabatan komisaris di PT. Semen Padang adalah tokoh minang yang sudah memiliki rekam jejak (track record) baik dalam pengabdiannya melalui karir militer maupun pengalamannya mengelola perusahaan bertaraf nasional maupun internasional.

Mayjen. TNI (Purn) H. Asril H. Tanjung adalah tokoh yang saat ini banyak dibicarakan dan didukung oleh banyak kalangan terutama tokoh-tokoh minang di Sumatera Barat maupun di tanah rantau Jakarta.

Sosok lulusan Akabri tahun 1973 ini, adalah kelahiran Sahwah Lunto, Sumatera Barat,  tanggal 12 April 1950, Jabatan terakhir di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad)

Disamping itu telah melalui Pendidikan Militer di Sussarcabin, Susstafpur, Seskoad, Sesko ABRI, dan Lemhanas. Juga Susjurpapers, Susjurpa Nurbika, Susjur Paintel, dan Sussar Para TNI. Sementara pengalaman dinas ke luar negeri meliputi Mesir, Kamboja, Pakistan, Thailand, Malaysia, dan Australia.

Dalam perjalanan karirnya tidak kurang dari 20 Jabatan telah disandangnya termasuk posisi terakhir sebagai KASKOSTRAD TNI Angkatan Darat.

Dalam pertemuan informal dan santai dengan tokoh yang senang menyanyi ini di Hotel Safoy Homann Bandung Sabtut ( 5/3) lalu, H. Asril Hamzah Tanjung mengatakan bahwa memang betul banyak elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasinya agar dirinya bersedia mengajukan diri dan turut serta dalam ranah pencalonan menjadi salah satu komisaris PT. Semen Padang.

Kepada Koran Transaksi, Komisaris PT. Menara Gading Internasional ini mengatakan dengan santai bahwa dirinya adalah sosok yang siap terus mengabdi bagi Bangsa dan Negara, apalagi untuk terjun turut serta menjaga dan membesarkan BUMN yang bergerak di tanah kelahirannya yaitu PT. Semen Padang.

Komisaris PT. Kartika Propertindo Perkasa (Kerjasama Kostrad) ini juga terlihat masih perkasa dalam pergaulan sosialnya. Lihatlah begitu padatnya kegiatan organisasi yang mengharapkan sumbangsihnya dalan masyarakat.

Suami tercinta Neni Susianti, IW ini, ternyata sangat piawai dalam berorganisasi. Hingga saat ini H. Asril adalah Ketua Umum Gebu Minang Pusat, Ketum Masyarakat Sumatera Bersatu (MSB), Ketua Pengda Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI), Jabar, Penasehat Gapeksindo Jabar, Penasehat Pesantren Ciweringin Cirebon, Ketua Pembina Gabungan Pelaku Ekonomi Lemah Indonesia (Gapelindo), Pengurus Yayasan Dharma Putera Kostrad, Pembida Yayasan Berita Sore (Sumut), Pembina Yayasan Peduli Dhuafa/ Anak Jalanan, Ketua Pembina Persatuan Becak Seluruh Aceh, Anggota MPR-RI utusan Daerah Istimewa Aceh, Ketua Dewan Pembina Rumpun Melayu Nusantara, Pelindung Lembaga Kajian Gerakan Paderi, Ketua Dewan Pembina LSM (Lembaga Pengawas Pelaksanaan Trias Politika Indonesia (LP2TRI),  Ketua Dewan Pembina Gerakan Muda Indonesia (Gemindo), Ketua Dewan Pembina Ormas Perhuttani (Peduli Ekonomi Rakyat Sekitar Hutan Petani dan Nelayan), Ketua Dewan Pembina SKU Reportase.

 

Dukungan Ncw

Setelah melalui dua kali pertemuan di Jakarta dan Bandung, dengan H. Asril Hamzah Tanjung, Ketua Umum Nasional Coruption Watch (NCW) Drs. Syaiful Nazar akhirnya menyatakan dukungan penuh LSM penggiat anti korupsi ini terhadap H. Asril Hamzah Tanjung, S.Ip untuk menjadi Komisaris PT. Semen Padang.

Bahkan Bang Syaiful yang juga Tokoh Minang ini mengatakan bahwa “NCW telah menetapkan Jenderal penerima 10 Bintang Tanda Jasa itu menjadi Ketua Dewan Penasehat Nasional Coruption Watch (NCW). Hal ini sudah selayaknya putra terbaik bangsa itu dapat diterima oleh masyarakat Sumatera Barat dalam pengabdiannya membangun kampung halaman. Ini sesuai dengan pepatah Minang ujar Bang Syaiful “ Sayang sama anak dilacuik, dan sayang sama kampung ditinggalkan” Artinya, sayang sama anak dididik dan sayang sama kampung dibangun. Untuk itu, sudah sepantasnyalah Mayjen TNI (Purn) H. Hasril Hamzah Tanjung S.Ip, diminta untuk mendarmabaktikan Ilmu dan pengalamannya itu untuk Nagari Luhak Nan Tigo, Minangkabau”, pangkas Bang Syaiful.   .

Menurut Buya Syaiful didampingi Pengurus Inti NCW, Wakil Ketua Umum : C. Herry SL, Koordinator OKK, Meidi Mulya, SE, Koordinator Investigasi Alex Pang, dan Koordinator Transportasi Firman Kelana, mengatakan NCW segera akan mengirimkan Surat Dukungan Resminya ke Presiden RI dengan tembusan Wakil Presiden, Mensesneg, Panglima TNI, Menteri BUMN, Menkeu, Pemegang Saham dan Stake Holder PT. Semen Padang. | Alx/Trans